RRI

Angkat Berat Riau Optimis Capai Target Medali

5 November 2021 21:50 WIB
Angkat Berat Riau Optimis Capai Target Medali

KBRN, Jayapura: Para lifter Riau dengan sisa waktu satu hari masih terus melakukan persiapan maksimal jelang tampil di arena Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI tahun 2021 Papua.   

Cabor angkat berat akan berlangsung 6-13 November mendatang di Ballrom Sun Garden Lake Hotel and Resort, Jayapura.

NPC Riau untuk cabang olahraga angkat berat akan menerjunkan tiga lifter andalan untuk capaian target medali.

Tiga lifter andalan yang diharapkan meraih medali masing-masing Angriwan kelas 88 Kg putra, Julita Hayati kelas 45 Kg putri, dan Tari Bunga untuk kelas 61 Kg putri.

“Hingga minus H 1 sejauh ini persiapan tiga lifter yang diproyeksikan di arena Peparnas Papua masih sesuai harapan yakni angkatan terus menunjukkan progres positif," jelas Pelatih Angkat Berat Riau Lana Jaya saat ditemui RRI.co.id, Jum'at (5/11/2021).  

Menurut Lana Jaya, meski hanya menurunkan tiga lifter diharapkan Riau mampu mencuri satu medali emas dan dua perak, ini dinilai merupakan target realistis berdasarkan pantauan kekuatan lawan.  

"Untuk capaian target itu yang sangat penting ketiga lifter andalan Bumi Lancang Kuning ini bisa tetap menjaga performa jelang berlaga besok,” imbuh Lana.

Sedangkan salah satu lifter andalan Riau Angriwan, mengakui dirinya siap tampil dan akan memberikan yang terbaik untuk Provinsi Riau di arena Peparnas Papua dan berharap capaian itu dapat ridho dari Allah SWT seperti pernah ditorehkan pada Peparnas edisi 2016 di Jawa Barat raihan medali emas. 

“Peta persaingan hingga saat ini masih buta karena angkat berat Peparnas mempertandingkan dua kualifikasi yakni elite dan nasional, namun motivasi dirinya sangat tinggi dan siap bersaing dengan lifter daerah lainnya,” tutup Angriwan.

Pada Peparnas XVI Papua 2021, untuk cabang olahraga angkat berat ada 20 nomor pertandingan kategori putra dan putri. Total medali yang diperebutkan adalah 20 emas, 20 perak, dan 20 perunggu.

Pewarta: Ririn
Editor: Syarif Hasan Salampessy
Sumber: RRI